Langsung ke konten utama

Postingan

Kejujuran yang Pahit

Hari itu, matahari berada tepat di atas kepala, pertanda hari mulai siang. Tak seperti biasanya aku kembali ke perantauan sesiang ini. Wajar saja, kali ini aku tak kembali ke Kota M, melainkan ke Kota S karena kini aku harus praktik industri di sana. Entah kenapa pulang kampung kali ini membuatku merasa betah di rumah. Walaupun kini aku mulai menyadari statusku di rumah itu, namun tetap saja aku merasa nyaman. Aku menikmati hari-hari yang cukup singkat bersama mereka, keluarga angkataku. Tak ada yang berbeda, bapak masih sakit, ibu juga terlihat kurang sehat, Mbak Tin masih suka memarahi anaknya. Dan Si Naughty Arya juga masih menyebalkan. Namun buka sisi negatif itu yang keperhatikan kali ini. Aku lebih fokus pada perhatian mereka. Entahlah, meskipun kadang terbesit pikiran-pikiran negatif tentang niat   buruk mereka, namun aku tetap berusa meyakinkan diriku bahwa mereka benar-benar menyayangiku dengan sepenuh hati. Kuakui setiap kali aku hendak kembali ke perantauan, aku benar-...

Kerangka Perancangan Sistem pengelolahan Data

Hai sobat, kita ketemu lagi nih. hehe. Kali ini aku akan berbagi bagaimana cara membuat kerangka sebelum kalian membuat perancangan sistem pengelolahan data. Yuk check it out! Analisa Perancangan Sistem pengelolahan Data Kerangka Perancangan Sistem pengelolahan Data terdiri dari : Latar belakang :  Merupakan hal-hal yang mendasari/melatar belakangi dibuatnya sebuah sistem. Rumusan masalah : Merupakan masalah yang dihadapi sehingga sistem tersebut dibuat. Tujuan sistem : Merupakan tujuan dibuatnya sistem yang merupakan jawaban dari rumusan masalah yang ada. Spesifikasi sistem : Merupakan spesifikasi / gambaran sistem secara umum. Restriksi / batasan sistem :  Merupakan batasan-batasan yang ada di dalam sistem. Tinjauan pustaka : Merupakan sumber yang mendasari isi sistem tersebut. Desain layout : Merupakan gambaran desain layout sistem yang dibuat. Kodifikasi : Pengkodean pada sistem Desain basis data : Desain perancangan database pada sistem didalamnya memuat ...

Refleksi Semester Ini (tiga)

   Tak terasa 1,5 tahun berlalu begitu cepat, jangan-jangan tanpa kita sadari sebentar lagi nama kita sudah tak lagi originil karena beberapa abjad menenpel tepat di belakang nama kita. Tidak-tidak, kita baru saja melewati semester yang untuk pertama kalinya kita menyandang gelar 'kakak'. Yeah, kakak bagi mereka yang tahu bahwa kita sudah terlebih dahulu menginjakkan kaki di kampus ini. Dan tentu tidak bagi kita yang mampu mengelabuhi adik-adik tingkat dengan berlagak sok imut atau memang tercipta imut(wkwk) . Kembali lagi soal semester. Dalam dunia perkuliahan, semester tiga masih tergolong semester muda, tapi sudah tidak mudah dalam menangani berbagai tugas yang mulai menumpuk setinggi langit di angkasa, sedalam samudra, seluas jagad raya ini wouwoo (ups malah nyayi :D). Formal amat ya, hehe. Oke guys, ada beberapa kejadian di semester tiga ini yang nggak bakal bisa begitu aja aku dan teman-temanku lupakan. Hal ini terjadi karena sebuah skenario murahan yang dibuat-buat ole...

About My Hobby

     Ngomog-ngomong soal hobby, pasti setiap orang  punya lebih dari satu hobby. Yups, aku juga kok guys. Nah, hobby sendiri itu apa sih sebenarnya?  Kalau menurut aku sih, hobby adalah sutau aktivitas yang saat kita melakukannya akan timbul kepuasan tersendiri sehingga ada keinginan untuk melakukannya berulang-ulang. Tapi tidak semua hobby bisa dilakukan berulang-ulang guys. Soalnya ada beberapa hobby yang membutuhkan dana 'lebih' untuk bisa melakukannya. Bukan cuma dana sih penghambatnya, bisa juga sikon yang kurang tepat. Contohnya mengoleksi benda-benda antik, sudah pasti para kolektor harus rela merogoh kantongnya dalam-dalam untuk sekedar mendapatkan satu buah benda antik tersebut. Ditambah lagi waktu dan tempat untuk bisa mendapatkan benda tersebut guys. Wah susah ya, Tapi tidak dong bagi mereka yang punya hobby.  Oke guys, dari pada ngomongin hobby orang, langsung saja nih aku kasih tahu mengenai hobbyku. 1. Menulis      Ada ce...

sepenggal sajak..

derap langkah bersuara, semakin jelas di telinga, kupalingkan wajah, hampa. hai, hadapi aku! jangan bersembunyi layaknya musuh, atau berlagak seperti hantu! ‪ # ‎ sepenggalsajak lirih, hampir tak terdengar redup, hampir tak terlihat gagap, hampir tak terucap semua serba samar, wahai waktu, kutunggu jawabmu.. ‪ # ‎ sepenggalsajak sesekali kumerenung bertanya pada rentetan gunung akan rindu yang tak terbndung padanya sang malaikat pelindung #sepenggalsajak cinta bukan hanya soal pernyataan bukan pula soal jawaban tapi cinta adalah persoalan hati sesuatu yang sulit dimengerti tak tahu kapan ia datang lagi mungkin saat ia telah pergi oh, aku hanya tak mengerti haruskah kutanggung luka ini hanya seorang diri sesuatu yang tak bisa kupungkiri aku cemburu, dan untuk sembuh butuh ribuan waktu seperti saat aku belajar mencintaimu #sepenggalsajak

Media pembelajaran

Pengertian Media Pembelajaran Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar  sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan. Sedangkan menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras. Posisi media pembelajaran . Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting...

Pemrograman Berbasis Obyek

Pemrograman berorientasi objek Pemrograman berorientasi objek (Inggris:  object-oriented programming  disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam  kelas-kelas  atau  objek-objek . Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya, Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat. Konsep dasar Kelas : kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri ...